Yang Unik dan Menarik Seputar Penutupan Bursa Transfer Musim 2014-2015

Awal bulan September kemarin, bursa transfer musim panas tahun 2014 di Eropa resmi di tutup. Penutupan bursa transfer menjadi malam keramat bagi setiap klub untuk mendatangkan pemain yang sudah mereka incar di menit-menit terakhir. Banyak kejutan terjadi dalam perekrutan pemain yang membuat malam penutupan bursa transfer musim menjadi terlalu asyik untuk ditinggal tidur.

Di Inggris sendiri ada sebuah kejutan besar dengan datangnya Radamel Falcao ke Manchester United dari Monaco, padahal yang diberitakan media pada jauh hari adalah kemungkinan Falcao untuk bermain di Emirates Stadium di London bersama Arsenal guna mengisi posisi Giroud yang cidera. Sementara itu, Arsenal hanya mendatangkan Danny Welbeck yang tidak terpakai paska kedatangan Falcao ke MU. Luar biasa bukan?

Saya telah membuat daftar unik dan menarik seputar penutupan Bursa Transfer Musim Panas 2014 dan berikut daftarnya:

Ulah Fans Saat Live Report

Live report merupakan komoditas empuk bagi reporter olah raga untuk menyiarkan secara langsung tentang pemindahan pemain secara cepat, Liga Premier Inggris yang merupakan kiblat sepakbola sibuk menyebarkan para reporter di seluruh peserta Premier League musim ini sembari mencari tahu pemain yang bakal datang ataupun pergi di detik-detik akhir bursa transfer.

Seperti biasa, dalam laporan langsung terdapat sekumpulan orang di depan kamera, namun kali ini orang-orang yang berkumpul itu merupakan fans sepak bola dan sepertinya mereka kurang suka dengan adanya live report, terbukti beberapa kali pembawa berita diganggu oleh ulah konyol para suporter.

Karena ini merupakan siaran langsung yang tidak melalui tahap sensor, pembaca berita di tv beberapa kali harus meminta maaf karena banyak ucapan kotor yang lalu lalang terdengar saat live report.

Ucapan-ucapan kotor mungkin merupakan hal yang biasa terjadi, namun, tengok ketiga reporter Sky Sport, Gary Cotteril, Alan Irwin, dan Mark McAdam, yang diganggu dengan cara yang kurang sopan.

Gary Cotteril diganggu oleh pelawak asal Inggris, Simon Brodkin, saat melaporkan bahwa Sandro resmi ke QPR. Namun laporannya tersebut disela oleh Simon Brodkin yang berkata bahwa sebenarnya yang didatangkan oleh QPR adalah Jason Bent, tokoh fiksi sepakbola/alterego dari Simon Brodklin.

Jason Bent alias Simon Brodkin sendiri pernah kepergok menyamar sebagai punggawa timnas Inggris beberapa waktu lalu.

Alan Irwin lebih sial lagi. Saat dirinya melaporkan berita transfer terbaru di kandang Aston Villa, Mark mendapatkan gangguan dari seorang suporter yang menempelkan Dildo berwarna Unggu ke wajahnya.

Suporter Everton pun tak mau kalah dari Aston Villa, sasaranya adalah Mark McAdam yang sedang live report di markas Everton. Jika Alan Irwin hanya ditempelkan Dildo, Mark McAdam dikerjai supporter dengan boneka seks. Tak hanya itu, teriakan berbau seks juga ikut mampir di live report tersebut.

Home Sick ala Taider

Saphire Taider baru pindah ke Southampton dari Inter Milan dengan status pemain pinjaman sebagai paket atas trasfer Daniel Osvaldo ke Inter. Namun baru berada di Inggris selama tiga pekan, Taider ngambek dan balik ke Inter Milan. Ia mengalami homesick karena tak mampu beradaptasi dengan iklim pantai selatan Inggris dan juga budaya di sana. Taider hanya bermain sebagai pemain Southampton di satu pertandingan, yakni saat Southampton melawan Bayern Leverkusen. Kini dirinya bermain di Sassuolo, Italia.

Oleh karena ulahnya itu seorang fans Southampton yang telah membeli jersey atas nama dirinya pun menumpahkan kekecewaan melalui twitter.

taider southampton

Fans tersebut meminta ganti rugi ke twitter klub Southampton yang akhirnya berujung permintaan maaf dari klub dan kesempatan untuk menukar dengan jersey yang lain.

Ketika Milan Membeli Pemain

Kebijakan transfer AC Milan adalah mendatangkan pemain sebanyak-banyaknya dengan harga yang murah atau kalau bisa dengan tanpa mengeluarkan biaya sepersen pun, alhasil AC Milan kedatangan Alex dan Menez dari PSG dengan cuma-cuma, dan kiper utama Real Madrid, Diego Lopez, dengan cara yang sama. Torres juga sih.

Namun ini beda dan lain dari yang lain, AC Milan tiba-tiba ingin mendatangkan pemain dengan cara membayar tunai. Pemain yang diincar adalah mantan pemain Inter Milan yang kini bermain di AC Parma, Jonathan Biabiany, dengan mahar € 4M. Transfer ini hampir saja berhasil, bahkan Biabiany sudah foto-foto pula. Sayangnya ketika sudah deal, pemain belakang AC Milan, Christian Zaccardo yang masuk sebagai bagian transfer ogah balik ke AC Parma dan transfer pun gagal. Akhirnya Milan mendapatkan Bonaventura dari Atalanta dengan harga yang lebih mahal, € 7M.

Rusia Bajak Simpson

Ditengah-tengah ketegangan bursa transfer di Eropa hal sedikit nyeleneh dilakukan oleh Zenit ST Petersburg, bukannya mendatangkan pemain untuk menambah kekuatan tim, Zenit justru mendatangkan Bart Simpson. Tokoh fiksi terkenal asal Amerika ini dikontrak menjadi maskot resmi klub tersebut. Kedatangannya pun bak kedatangan pemain asli, ia datang dengan pesawat jet pribadi yang diikuti sesi tanda tangan kontrak dan latihan dengan para pemain Zenit.

Bursa transfer merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan klub untuk mengarungi panjangnya musim bergulir, sebuah tim harus jitu melihat dan mempotensikan pemain yang tepat guna membawa klub meraih prestasi. Namun seperti contoh di atas, tak jarang bursa transfer menghadirkan gelak tawa untuk para penggemar yang hanya bisa harap-harap cemas di depan televisi.

Sumber foto : theweek.co.uk, telegraph.co.uk, lancashiretelegraph.co.uk, tvnewsroom.org, themoscowtimes.com

[author image=”https://pbs.twimg.com/profile_images/378800000737913217/eb1c9e50fb012af74cddb8ed152fe406_400x400.jpeg” ]Handy Fernandy (@handyfernandy) – Penghuni tetap tribun selatan Stadion Merpati Depok.[/author]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*