Darah Segar di Tubuh Chelsea

Pekan padat Chelsea akan segera berakhir. Enam hari sudah dilewati Chelsea dengan melakoni 3 pertandingan, dan hanya menyisakan laga kontra Sunderland, pada hari Minggu mendatang, hanya berselang kurang dari 72 jam setelah meladeni Rubin Kazan tadi malam.

Rotasi pemain yang sempat dilakukan Chelsea, saat mereka kalah berhadapan dengan Southampton, membuahkan hasil di pertandingan selanjutnya. Juan Mata yang tidak diturunkan dalam duel melawan Southampton itu, memberikan sumbangan umpan cantik, yang berhasil diselesaikan dengan menawan oleh Demba Ba. Serangan demi serangan dilancarkan oleh trio midfielder mereka Oscar, Mata dan juga Hazard ke jantung pertahanan Manchester United, pada laga replay perempat final Piala FA tersebut. Dengan demikian Hazard, dkk. akhirnya berhak melaju melaju ke babak semi final piala FA melawan Manchester City yang di gelar di stadion kebanggan Inggris, Wembley.

Tidak berhenti disana, Chelsea kembali diuji konsistensinya saat melawan tim asal Rusia, Rubin Kazan. Bermain di depan publik sendiri, Chelsea berhasil mencuri gol di menit ke-16, lewat sepakan Fernando Torres. Gol yang bermula dari umpan lambung David Luiz dari area pertahan Chelsea, gagal diantisipasi oleh bek Rubin Kazan, dan berhasil dimanfaatkan oleh Torres, walau ia sempat kehilangan kontrol bola. 1-0 untuk keunggulan Chelsea.

16 menit berselang, Victor Moses berhasil menggandakan keunggulan Chelsea lewat gol indahnya. Kemelut di mulut gawang Rubin Kazan menghasilkan bola liar yang tepat mengarah ke Moses. Bola tersebut disambut dengan kontrol dada dan dilanjutkan dengan tendangan half-volley. Bola yang melaju kencang ke sudut kanan gawang Rubin Kazan gagal dihadang Sergey Ryzhikov.

Sebelum turun minum, Rubin Kazan berhasil memperkecil ketinggalan setelah mereka dihadiahi penalti oleh wasit asal Itali, Gianluca Rocchi. Wasit mennujuk titik putih setelah kapten Chelsea, John Terry, melakukan handball di area kotak terlarang. Bibers Natcho yang menjadi algojo, berhasil mengecoh kiper Chelsea, Peter Cech. Gol tersebut memberikan harapan untuk pasukan Kurban Berdyev.

Namun sayang, lagi-lagi Fernando Torres kembali menemukan ketajamanya dan membuat Chelsea unggul 3-1. Gol yang diarsiteki oleh Juan Mata dengan umpan silangnya dari sisi kanan pertahanan Rubin Kazan, berhasil dikonversi menjadi gol oleh el nino dengan tandukan di menit ke-70.  Gol tersebut menjadi gol penutup laga babak perempat final ajang Liga Eropa di leg I. Kemenangan ini jelas menjadi modal berharga buat Lampard, dkk. nantinya di leg II di Tsentralnyi Stadion, kandang Rubin Kazan.

Tak berhenti sampai disitu, akhir pekan ini mereka akan bermain melawan Sunderland di ajang EPL. Chelsea membutuhkan kemenangan di pertandingan ini, untuk mengamankan posisi empat besar di Liga Inggris.

Bukan suatu hal yang mustahil bagi Chelsea untuk mendapatkan 3 kemenangan beruntun di pekan sibuk mereka. Darah segar yang di miliki Chelsea menjadi alasan khusus tim asal kota London tersebut. Dengan rata-rata umur 23.3 tahun menjadikan The Blues lebih berhasrat menghadapi jadwal – jadwal padat ini.

About Ibnu Sina Meliala 27 Articles
A man, who has spent his entire life, so far, wasted with mostly watching and playing football. Not until recently he realized that he should try writing and make a living out of football. You will definitely love him.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*