Law of The Game #1 – Lapangan Bola

Apa ciri-ciri lapangan untuk bisa disebut lapangan sepakbola atau disahkan bahwa itu lapangan bola? Pastinya gawang menjadi kata yang pertama kali muncul di kepala Barbarians. Apakah hanya dengan gawang saja sebuah tanah atau lahan kosong bisa dianggap sebagai lapangan sepakbola? Jawaban “iya”, jika lapangan atau lahan itu hanya digunakan sebagai lapangan sepakbola yang tak resmi atau hanya sekedar main-main saja. Jawaban “tidak” jika lahan atau lapangan itu akan digunakan sebagai lapangan yang akan menyelenggarakan pertandingan sepakbola resmi. Jika ingin tahu lapangan sepakbola seperti apa yang dikatakan resmi, Barbarians bisa memacu pada Law of the Game #1 yang diberlakukan oleh FIFA.

Law of the Game #1 membahas banyak hal dan persyaratan yang diperlukan untuk sebuah lahan atau lapangan dinyatakan sebagai lapangan sepakbola yang resmi dan pantas. Permukaan lapangan, garis lapangan, ukuran lapangan, area gawang, area penalti, tiang bendera, sudut tendangan sudut (corner), dan gawang dibahas satu per satu di “bible of law” FIFA ini.

Permukaan Lapangan

Sebuah pertandingan bisa dimainkan di sebuah lapangan sepakbola yang permukaanya natural atau artificial. Maksud dari permukaan natural adalah sebuah lahan yang rata dengan rumput asli, sementara itu permukaan artificial adalah sebuah lahan yang menggunakan rumput atau sejenis rumput artificial. Ketika permukaan artificial digunakan, warna permukaan lapangan harus berwarna hijau dan akan dilakukan inspeksi oleh petugas perwakilan FIFA ketika lapangan sepakbola itu digunakan untuk pertandingan dibawah payung FIFA. Apakah permukaan seperti asfalt, semen atau beton masuk dalam kategori permukaan yang disahkan oleh FIFA? Pertanyaan ini silakan dijawab oleh Barbarians, sebagai PR ya! :))

Garis Lapangan

Lapangan sepakbola harus berbentuk persegi panjang, tidak boleh berbentuk bulat, segitiga atau bentuk selain persegi pnajang, dengan garis pembatas disetiap sisi-sisinya. Lapangan sepakbola terdiri dari tiga garis utama, yaitu touch line (bagian panjang lapangan), goal line (bagian lebar lapangan), dan halfway line (bagian tengah lapangan, membagi lapangan menjadi dua bagian). Terdapat satu titik tepat di bagian tengah halfway line yang mana titik ini di lingkari lingkaran dengan radius 9.5 meter. Jarak beradius 9.5 meter ini bertujuan sebagai pembatas dimana pemain lawan tidak boleh masuk ke dalam lingkaran ini ketika kick off.Jarak 9.5 meter juga digunakan sebagai jarak terdekat pemain belakang lawan ketika menghalangi tendangan sudut. Kenapa warna putih digunakan untuk mewarnai garis-garis dilapangan? Itu soal PR no.2! :))

Ukuran Lapangan

Rumus pasti ukuran lapangan sepakbola adalah ukuran touch line harus lebih besar dari ukuran goal line. Ukuran yang disahkan oleh FIFA dinyatakan seperti dibawah ini,

  • Panjang (touch line)

minimum            90 meter

maximum           120 meter

  • Lebar (goal line)

minimum            45 meter

maximum           90 meter

Semua garis harus berada dalam ukuran yang sama, lebar tidak boleh melebihi 12 cm.Untuk pertandingan internasional, ukuran lapangan sepakbola ditetapkan dengan ukuran yang berbeda,

  • Panjang (touch line)

minimum            100 meter

maximum           110 meter

  • Lebar (goal line)

minimum            64 meter

maximum           75 meter

Kenapa ukuran lapangan sepakbola yang ditetapkan harus berkisar antara ukuran yang telah ditetapkan oleh FIFA? Kenapa ukuran lapangan sepakbola tidak berkisar antara 150 m (touch line) dan 120 m (goal line)? Untuk jawaban pertanyaan ini, Barbarians pasti tahu karena kita pernah menjelaskannya scientifically.

Area Gawang dan Area Penalti

Garis dimana 5.5 m diambil dari titik tiang gawang baik kanan dan kiri kemudian memanjang ke arah lapangan sejauh 5.5 m dan kemudian di gabungkan satu sama lain sejajar dengan goal line dikatakan sebagai Area Gawang. Sementara itu, Area penalti adalah garis berjarak 16.5 m dari titik tiang gawang dari sisi kanan maupun kiri kemudian memanjang ke arah lapangan atau sejajar dengan touch line sejauh 16.5 m yang mana kedua titik bersambung sejajar dengan goal line.

Tiang Bendera dan Sudut Korner

Tinggi tiang bendera tidak boleh kurang dari 1.5 meter dan tanpa ujung tajam diatasnya dan harus diletakan di setiap sudut. Tiang bendera juga bisa diletakkan di masing-masing sudut halfway line, berjarak kurang lebih 1 meter dari garis luar halfway line.

Sudut korner ditandai dengan tiang bendera dan di lingkari dengan sudut seperempat lingkaran dengan radius 1 meter.

Gawang    

Gawang diharuskan terletak di bagian tengah setiap goal line dan terdiri dari dua tiang, yaitu tiang vertical dan tiang horizontal. FIFA menetapkan tiang vertical dengan tinggi 2.44 m dari permukaan tanah dan tiang horizontal dengan panjang 7.32 m. Bentuk tiang harus tidak membahayakan para pemain, baik bulat, persegi panjang, persegi maupun lonjong. Tiang harus berbahan kayu, metal ataupun bahan yang sudah disetejui oleh FIFA. Tiang harus berada dalam lingkup lebar goal line, tidak boleh melebihi lebar itu (12 cm). Pada masa ancient Cina, sepakbola dikenal dengan nama “Tsu Chu”, gawang yang digunakan pada masa itu berbeda dengan masa sekarang. Pada masa “Tsu Chu” gawang digantung setinggi 9.4 meter dari permukaan tanah.

[box type=”info” align=”alignleft” ]

Seri Law of The Game:

Perkenalan

Law of the Game #1 – Lapangan Bola

Law of the Game #2 – Bola Sepak

Law of the Game #3 – Jumlah Pemain

[/box]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*