Otot dan Kekuatan, Benarkah?

Barbarians masih ingatkan dengan artikel “fakta-fakta penting dalam sepak bola“. Di artikel itu kita sedikit memberikan beberapa poin mengenai hal-hal yang mempengaruhi perfomance dalam pertandingan sepak bola. Kali ini kita akan membahas poin-poin itu secara lebih explicit. Benarkah otot dan power adalah dua hal terpenting yang menentukan performa seseorang saat bermain sepak bola?

Bukan otot, melainkan teknik.

Sudah umum mungkin orang berpikir bahwa otot kakilah yang berperan besar pada kekuatan atau kecepatan bola yang ditendang. Pola pikir ini tak salah tapi juga tak benar, memang otot kaki punya pengaruh pada power dan kecepatan bola yang ditendang, tapi sebenarnya teknik menendanglah yang lebih vital dalam hal ini. Posisi dan gaya menendang harus disesuaikan dengan kondisi tendangan yang kita inginkan, misalnya saat melakukan pass, kaki bagian dalamlah yang sering digunakan karena bagian kaki ini memberikan sepakan bola yang memiliki akurasi lebih dibandingkan bagian kaki lain, pass juga dilakukan dengan kekuatan tendangan yang sesuai untuk diterima dan dikontrol oleh penerima bola. Sedangkan untuk tendangan keras seperti freekick dan penalty shoot, bagian kaki luar dan depan lah yang digunakan karena posisi badan dan ayunan kaki lebih sesuai untuk menghasilkan tendangan keras.

John Wesson dalam bukunya The Science of Soccer menjelaskan bahwa terdapat dua mekanisme ketika melakukan sepakan: pertama, ayunan kaki dan kedua, interaksi (impact) kaki dengan bola. tak hanya itu, dua hukum pun berlaku dalam proses menendang, yaitu conservation of energy dan conservation of angular momentum.

Pertama, ayunan dan sudut kaki yang dibentuk sebelum melakukan sepakan pada bola mempunyai efek pada kecepatan maksimum bola. Oleh karena itu, sudut kaki dan ayunan harus disesuaikan sehingga kaki dapat memiliki ruang untuk berakselarasi dan menghasilkan kecepatan akhir.

Kedua, interaksi kaki dengan bola akan mengubah dua hukum yang berlaku, yang pertama adalah conservation of energy dan kedua adalah conservation of angular momentum. Kedua hukum ini lah yang akan menentukan kecepatan kaki ketika berinteraksi dengan bola dan kecepatan bola hasil dari interaksi kaki dengan bola. Dalam teori, berat bola tidak dihitung (negligible) sehingga kecepatan bola akan dua kali lebih cepat dari kecepatan ayunan kaki.

Sejauh ini, ayunan kaki dan interaksi kaki dengan bola adalah dua hal yang berperan penting dalam menentukan kecepatan bola. Tapi pada kenyataan, impact kaki dengan bola dan gaya gesek yang terjadi mengurangi kecepatan bola hasil sepakan. Disamping itu, letak atau posisi jatuhnya kaki di bola juga mempengaruhi power dan kecepatan bola. Misalnya, jika letak kaki yang jatuh pada bola terletak di sekitar atas kiri bola, kecepatan yang dihasilkan akan lebih rendah dibandingkan dengan letak kaki yang jatuh pada pagian tengah bola. Jadi kecepatan dan kekuatan bola itu tak hanya berdasar pada otot kaki saja, tapi teknik menendang pun berperan besar.

Accuracy, not Power

Siapa bilang power adalah segala-galanya dalam tendangan. Seberapa besar nya kekuatan atau power yang kalian miliki takkan berguna jika tendangan itu tak mengenai target (no accuracy). Itu hanya seperti sebuah kompetisi adu kekuatan tendangan saja. Dalam sepak bola, tujuan utama yang paling vital adalah mencetak gol. Jadi, power saja tak cukup, pemain bola harus memiliki accuracy juga. Bayangkan saja, pemain favorit kalian mendapat kesempatan mencetak gol, kemudian dia menendang bola dengan seluruh kekuatannya, keras dan super keras. Tapi bola melambung tinggi di atas mistar gawang. Apa yang kalian rasakan, mungkin kalian bisa berkata “bodoh amat sih ni si A, kenapa bolanya harus melambung? Kenapa ga di arahin aja ke sisi kanan gawang?”. Ditambah, gawang itu tak kosong tapi di jaga oleh the last defender, kiper. Jadi, kita tak bisa asal menendang dan hanya mengandalkan power saja. Tendangan sedang tapi mempunyai akurasi tinggi lebih penting dibandingkan punya kekuatan yang besar tapi tak ada accuracy. Saat ini, Adidas telah mengembangkan inovasi teknologi yang bisa membantu kita meminimalisir kesalahan-kesalahan tendangan kita. Mi Coach Smart Ball adalah bola dengan dua belas sensor yang menganalisis kekuatan, accuracy dan posisi kaki kita ketika menendang. Teknologi ini bisa membantu para pemain bola untuk mengurangi kesalahan teknik dalam menendang bola. Jadi tak ada alasan lagi untuk orang-orang yang selalu menyalahkan bola ketika mereka gagal mencetak gol atau memberikan umpan kepada teman.

 

Kita akan membahas poin-poin fakta tentang sepakbola lainnya di artikel berikutnya. So, be patient.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*