Sepatu Bola Ramah Lingkungan

Nike GS ACC

Sejak tahun 1990, Nike menjalankan program yang mendukung penciptaan “Green World”. Program Reuse-A Shoe adalah salah satu bukti bahwa Nike benar-benar peduli akan lingkungan dan dunia. Lewat program ini, Nike berhasil mengumpulkan lebih dari 28 juta pasang sepatu rusak yang kemudian didaur ulang dan dipakai sebagai bahan dasar lapangan olahraga, track lari, dan taman bermain anak-anak. Tak hanya itu, pada tahun 2012, Nike lagi-lagi membuktikan bahwa mereka bisa menciptakan sepatu dari bahan dan materi yang bisa diperbaharui dan aman untuk lingkungan dan dunia. Nike GS (Green Speed) dan Nike GS ACC adalah dua limited produk sepatu sepak bola yang diproduksi oleh Nike untuk pencinta sepak bola.

Nike GS adalah generasi pertama Nike versi GS yang di-launch pada bulan Agustus 2012. Sepatu yang didesign untuk meningkatkan kecepatan maksimal dan agility pemakai sepatu ini terbuat dari bahan yang dapat didaur ulang dan tidak membahayakan lingkungan, yaitu 97 % Castro Beans (Jarak Kacang) untuk bagian bawah dan 95 % plastik yang kemudian diolah menjadi Polyster untuk bagian atas. Termasuk dalam bagian bawah adalah stud (pul/sepul), heel counter (pelindung tumit), dan sole/insole. Stud didesain sesuai dengan posisi anatomi kaki yang memaksimalkan kecepatan gerak kaki ke berbagai arah dan respon kaki. Sementara, pelindung tumit juga didesain sesuai dengan anatomi dan dengan bentuk asimetri agar mengunci tumit untuk meningkatkan respon dan kontrol. Termsuk dalam bagian atas adalah lidah sepatu dan pelindung kaki. 95% bagian atas tebuat dari polyster yang terbuat dari plastik dan 5% Kanga-Lite Synthetic. Kanga-Lite Synthetic terbukti memiliki kualitas sepadan dengan kulit kanguru, yang meningkatkan touch/heritage (sentuhan), kenyamanan dan ketahanan.

Nike GS ACC

Pada bulan Desember 2012, Nike sekali lagi meluncurkan sepatu bola GS generasi kedua, Nike GS ACC. Sepatu bola Nike GS ACC tak beda jauh dengan GS generasi pertama. Seperti GS generasi pertama, GS ACC juga terbuat dari castro beans (jarak kacang) dan polyster. Perbedaan yang mencolok terlihat dari feature warna dan emblem ACC. Nike GS ACC memakai warna hitam dan putih, sementara emblem ACC adalah penegasan bahwa sepatu ini cocok untuk segala kondisi. Kepanjangan ACC adalah All Condition Control, meningkatkan kontrol bola baik dalam kondisi basah maupun kering.

Kedua sepatu bola yang memiliki bobot 160 gram ini di akui pihak Nike sebagai produk sepatu bola paling ringan yang berhasil mereka produksi. Nike GS dan GS ACC adalah limited-edition product. Nike GS di pakai oleh Neymar, sementara itu pemain seperti Theo Walcott, Eden Hazard, Raheem Sterling, Mario Goetze dan El Shaarawy memakai sepatu Nike GS ACC. So, Barbarians coba tebak, kenapa sepatu yang environment-friendly ini hanya limited-edition?

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*