Sistem Akademi Ajax

Johan Cruyff, Dennis Bergkamp dan Patrick Kluivert adalah beberapa diantara deretan pemain ternama jebolan akademi Ajax. Akademi Ajax memang sangat terkenal dengan lulusannya. Pemain Ajax Youth merupakan anggota satu tahun di Ajax. Setiap musimnya terdapat seleksi yang kuat dan rata-rata 30 dari 160 pemain muda tereliminasi dalam satu musim.  Ajax memiliki skema yang unik dalam mengembangkan pemain muda mereka.

Peran orang tua

Ajax melibatkan orang tua para pemain dalam skema mereka. mereka yakin bahwa peran manajerial klub dan orang tua sangat mempengaruhi perkembangan pemain muda. Jika ada perbedaan pandangan dari manajemen klub dan orang tua, perkembangan pemain muda tidak akan optimal. Jadi, Ajax memberikan prioritas tinggi dalam interaksi dengan keluarga pemain-pemain mudanya.

Evaluasi Pemain

Para pemain muda dievaluasi dua kali dalam satu tahun, di bulan April dan Desember. Ajax mengklasifikasi evaluasi mereka menjadi 6 kategori:

1. Ball Control : Dribling, passing, melewati pemain lawan, shooting, kecepatan bereaksi, heading, kemampuan mencetak gol, umpan, dan kecepatan men-drible bola.

2. 1 V 1 : Bertahan, sliding tackle, tackling, mengambil bola lawan.

3. Kombinasi Kemampuan: Posisi bermain, kemampuan dalam menyelesaikan tugas.

4. Kemampuan fisik : Kecepatan, kecepatan berlari dari 0 sampai 10 meter, dari 10 sampai 30 meter, dan 30 meter ke atas, pergerakan, kekuatan dalam men-tackle, stamina, skill berlari, dan kekuatan melompat.

5. Kharisma: Leadership, kekuatan mental, tingkah laku kepada pemain lawan, rekan setim, pelatih, wasit, dll., ketahanan dalam menghadapi tekanan.

6. Informasi lainnya: Kerendahan hati, kreatif, berbagi dengan teman setim, karakter pemain, teknik pemain, kaki kanan, kaki kiri, atau kedua kaki.

Analisa

Ajax memiliki 4 poin penting yang mereka kembangkan. 4 hal itu dikenal dengan sebutan TIPS.

T : Technique, pemain Ajax harus menjadi pemain yang mengontrol bola.

I : Insight dan Intelligence, kemampuan untuk observasi keadaan dan berpikir ke depan.

P : Personality. kemampuan untuk berkomunikasi dengan pemain lain, memiliki kepemimpinan, kreatif, menghormati pemain setim dan bekerja keras dan disiplin.

S : Speed.

Para pemain Ajax muda adalah hasil “tangkapan” scout. Mereka bukanlah hasil dari seleksi pendaftaran. Pendaftaran baik secara tertulis atau lisan tidak akan di pedulikan oleh pihak manajemen Ajax. Barcelona adalah salah satu klub yang mengadaptasi sistem Ajax dalam pengembangan potensi pemain muda.

Bagian kedua dari seri Sistem Akademi Ajax dapat dilihat di sini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*