Super Power Soccer Boots -Bagian II

Ukuran sepatu, bahan materi dan design, stud, sole/insole dan warna adalah 5 point penting yang akan kita bahas untuk membuat sepatu kita menjadi “Super Power”. Tetapi sepatu memiliki design yang berbeda-beda sesuai dengan feature yang ingin di-improve. Kita bakalan bahas satu persatu point itu dan point-point mana saja yang cocok buat ningkatin accuracy/power, touch/heritage dan speed.

Minggu lalu kita sudah membahas dua dari lima poin penting  “Super Power Boots”.  Kalau ada yang terlewat dengan pembahasan minggu lalu, kalian bisa click aja link ini “Super Power Soccer Boots”. Ok, kali ini kita akan fokus pada stud, sole/insole, dan warna.

Stud (Pul/Sepul)

Pada jaman dulu kala, stud atau pul terbuat dari metal yang kemudian dinyatakan berbahaya untuk pemakai dan pemain lawan. Meskipun berbahaya, di masa sekarang ini masih diproduksi sepatu bola dengan stud metal tetapi dengan modifikasi yang mengurangi potensi cedera pemakai dan pemain lawan. Sejauh ini banyak perubahan pada design dan letak stud yang terpasang di sol sepatu bola kita. Design dan letak stud disesuaikan dengan kondisi lapangan dan skill pemain. Kategori stud sepatu dibagi menjadi lima sesuai dengan medan lapangan:

1.Turf Field (TF)

Design stud TF digunakan di medan lapangan yang keras atau yang permukaanya sintetik. Stud didesign untuk meningkatkan perfomance di lapangan yang permukaannya rata dan keras seperti lapangan yang terbuat dari beton atau rumput sintetik.

2. Hard Ground (HG)

Sepatu bola yang memiliki stud ber-design HG cocok digunakan di lapangan tanah yang keras. Stud ini memiliki ukuran pendek dan terletak merata di seluruh bagian sol luar. Stud ini di produksi dari bahan karet yang tahan akan suhu tinggi dan menambah kenyamanan pengguna.

3. Firm Ground (FG)

Stud ini sangat populer dikalangan pemain bola. Stud ini didesign untuk lapangan yang memiliki permukaan moderate (ga terlalu keras dan soft). Jumlah stud bervariasi antara 10-14 buah. Stud ini didesign untuk meningkatkan kontrol, kestabilan badan, dan menjaga keseimbangan badan dengan gravitasi bumi.

4. Soft Ground (SG)

Lapangan yang kondisinya basah dan permukaannya cukup soft cocok menggunakan sepatu yang memiliki stud ber-design SG. Jumlah dan bentuk stud yang digunakan bervariasi, pada umumnya 6 buah dengan panjang kurang lebih 12 mm-19 mm. Sepatu yang ber-design SG sebaiknya tidak digunakan di FG karena meningkatkan potensi cedera.

Stud memiliki bentuk yang berbeda-beda disesuaikan perfomance yang ingin dioptimalkan. Design stud dapat meningkatkan speed dan control pemain.

Sole/Insole  

Sole dan insole berfungsi untuk membantu mengurangi tekanan antara ankle dan kaki dan menjaga kontrol gerakan kaki. Buruknya sole dan insole pada sepatu bisa meningkatkan potensi cedera seperti hamstring.

Warna

Perkembangan sepatu bola tak dibatasi hanya dengan bentuk dan bahan materi saja. Warna pun tak mau kalah. Di masa awal penemuan sepatu bola, sepatu bola hanya berwarna hitam. Tetapi, muncullah sepatu bola dengan warna yang beraneka ragam. Kenapa sepatu bola sekarang di design dengan warna yang beraneka ragam? Pasti banyak yang berpikir bahwa ini bertujuan untuk menarik pembeli sepatu bola. Sebenarnya ada penjelasan scientific-nya. Warna yang digunakan di sepatu bola dapat meningkatkan pola permainan sebuah tim. Warna ini digunakan rekan tim untuk mengidentifkasi gerakan-gerakan teman tim yang memiliki kecepatan berbeda-beda. Bahkan warna ini dapat membantu accuracy pass yang diberikan kepada rekan se-tim. So, warna pada sepatu bola anda bukan hanyalah sebuah style untuk pamer.

Disini kita sudah membahas semua poin-poin penting yang membuat sepatu kalian jadi “Super Power Boots”. So, gunakan info ini untuk meningkatkan perfomance kalian di segala medan lapangan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*